cara membuat karamba


Sistem karamba adalah sebuah sistem budidaya ikan yang dilaksanakan didalam sebuah wadah yang terbuat dari bambu maupun jaring.

Budidaya ikan dengan menggunakan sistem karamba dipelopori oleh para petani ikan yang berada disekitar aliran sungai Cibunut, Bandung pada periode tahun 1940an.
Berdasarkan letaknya didalam sebuah perairan, sistem karamba dapat dibagi menjadi 3 macam, yaitu karamba dasar, karamba bawah sertakaramba sejajar.
Beberapa jenis ikan air tawar yang ditengarai dapat tumbuh optimal apabila dipelihara dengan sistem karamba adalah ikan mas, ikan bandeng, ikan lele, ikan nila serta ikan mujaer.

BAGAIMANA MEMBUAT KARAMBA ?

Beberapa bahan yang harus dipersiapkan sebelum membuat karamba adalah :
balok kayu dengan ukuran panjang 3 m, lebar 7 cm dan tebal 7 cm, bambu yang telah berusia tua dan berukuran besar serta jaring dengan ukuran mata jaring yang disesuaikan dengan ukuran benih ikan yang akan ditebar.
Adapun tahap – tahap pembuatan filter alga adalah sebagai berikut :
Pembuatan kerangka karamba dengan ukuran panjang 3 meter, lebar 2 meter dan tinggi 1 meter.

Jika bahan yang akan digunakan untuk menutupi tiap sisi karamba adalah berupa bambu, maka bambu – bambu tersebut harus memiliki panjang 1 meter dan lebar 4 cm.
Potongan bambu tersebut direkatkan kedalam kerangka karamba dengan menggunakan paku dan kawat.

Untuk setiap karamba, pada bagian tengah sisi atas dan disalah satu sudut bagian depannya dibuat 1 buah pintu yang masing – masing berukuran 40 x 40 cm. Pintu yang terletak disisi atas karamba akan berguna untuk mempermudah operasional panen, sedangkan pintu yang terletak disalah satu sudut bagian depan karamba akan berfungsi sebagai akses dalam memberikan pakan terhadap ikan yang dipelihara.

KELEBIHAN KARAMBA

Beberapa kelebihan yang dapat diperoleh sehubungan dengan penggunaan karamba ini adalah :
Ikan dapat lebih terlindung dari serangan hama, sehingga berbagai macam kerugian yang disebabkan oleh hal ini dapat lebih diminimalisir.
Kondisi perkembangan dan kesehatan ikan dapat terpantau dengan lebih baik.
Memberikan pasokan oksigen dalam jumlah yang memadai dikarenakan pergantian air terjadi setiap saat.
Sisa makanan dan kotoran ikan dapat langsung terbuang.

Sewmoga bermanfaat.

ikan nila mampu hidup di air payau


Ikan nila merah mampu hidup pada perairan tawar,payau dan laut. selama ini produksi ikan nila merah sebagian besar masih diproduksi dari hasil budidaya air tawar. Karena mampu beradaptasi pada kondisi perairan dengan rentang salinitas yang lebar maka ikan nila merah berpotensi untuk dibudidayakan di laut dengan sistem KJA.

Ikan nila merah mempunyai keunggulan antara lain:

(1) ikan nila merah respons terhadap pakan buatan (2) pertumbuhan cepat (3) dapat hidup dalam kondisi kepadatan tinggi (4) nilai perbandingan antara konsumsi pakan dan daging yang dihasilkan lebih rendah (5) tahan terhadap penyakit dan lingkungan perairan yang tidak memadai (6) rasanya enak dan banyak digemari masyarakat.

PERSYARATAN LOKASI

Beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan lokasi budi daya diantaranyafisika, kimia dan biologi perairan. Ketersediaan bahan untuk rakit dan keramba, kemudahan mendapatkan benih dan pakan, daya serap pasar serta keamanan juga mesti diprhatikan. Teluk yang terlindung dari ombak dan badai memiliki pola penggantian massa air yang lancar dan bebas pencemaran baik dari limbah industri maupun limbah rumah tangga.

Beberapa kriteria peubah lingkungan untuk budi daya ikan nila merah dalam KJA yaitu salinitas 0-33 ppt, (asal perubahan salinitas harian tidak lebih 10ppt) temperatur 25-32°c, pH 6,5-8,5, oksigen terlarut 4-8 ppm, kecepatan arus 10-20 cm/dt, tinggi gelombang <1m, kecerahan >3m, dan kedalaman air 10-20 m.

DISAIN DAN KONSTRUKSI WADAH

1.Rakit

Sebagai tempat keramba dapat dibuat dari kayu, pipa besi anti karat atau bambu.

2.Pelampung

-Berupa drum plastik volume 200 liter.

-Satu unit KJA berukuran 5×5 m memerlukan 8-9 pelampung.

3.Pengikat

-Pengikat rakit bambu8 sebaiknya digunakan kawat yang berdiameter 4-5 mm.

-Rakit yang terbuat dari kayu atau pipa besi sebaiknya disambung dengan sistem baut.

-Untuk mengikat pelampung ke rakit, digunakan tali plastik yang berdiameter 5-6 mm.

4.Jangkar

berfungsi untuk menjaga rakit tidak terbawa arus.

5.Keramba

Keramba dibuat dari trawl yang bahannya dari polythene. ukuran mata jaring tergantung dari ukuran ikan yang akan di budidayaka.

6.Pemberat

-Berfungsi sebagai penahan arus agar jaring tetap simetris.

-Pada setiap sudut harus diberi pemberat dari batu timah atau semen cor (2-5 kg).

PENGELOLAAN BUDI DAYA

1. Pengadaan dan Pengangkutan Benih

a) Pengadaan Benih

Benih nila merah didatangkan dari balai benih dengan memesan benih nila merah yang unggul dengan ukuran yang seragam. Apabila ingin melakukan budidaya secara monoseks dipesan benih yang berjenis kelamin jantan. Ikan nila merah jantan lebih cepat tumbuh dan mempunyai ukuran lebih besar dari betina dengan waktu pemeliharaan yang sama.

b) Pengangkutan Benih

Apabila pengangkutan membutuhkan waktukurang dari 4 jam sebaiknya dilakukan dengan sistem terbuka. sedangkan apabila lebih dari 4 jam, pengangkutan dapat dilakukan dengan sistem tertutup menggunakan kantong plastik yang ditambahkan oksigen.

2. Penebaran Benih

Penebaran benih dilakukan pada pagi atau sore hari. Sebelum penebaran harus diperhatikan kondisi kualitas air. Bila kualitas air air pengangkutan beda dengan kualitas air lokasi budidaya, maka perlu dilakukan adaptasi secara perlahan-lahan terutama terhadap salinitas dan suhu. padat tebar yang optimal untuk diaplikasikan adalah 500 ekor/m³ dengan berat awal benih 15-20 g/ekor dan waktu pemeliharaan 3 bulan untuk sistim budidaya tunggal kelamin (jantan saja).

3.Pemberian Pakan

Ikan nila merah disamping bersifat herbivora juga bersifat omnivora sehingga dapat diberikan pakan buatan (pellet). pakan buatan yang diberikan adalah pellet dengan kandungan protein 26-28 sebanyak 3% per berat badan perhari dengan frekuensi pemberian pakan 3 kali sehari yaitu pagi, siang, dan malam.

4. Perawatan Wadah

•Ganti keramba setiap bulan

•Bersihkan keramba dengan menjemur terlebih dahulu untuk memudahkan pelepasan fouling

•Pembersihan dapat dilakukan dengan penyikatan atau penyemprotan dengan pompa bertekanan tinggi

•Polikultur dengan ikan beronang dapat mengendalikan lumut dan alga yg menempel pada jaring

•Pemberian beberapa ekor bintang laut dalam keramba dapat mengendalikan perkembangan populasi kekerangan

PENYAKIT DAN PENCEGAHANNYA

Untuk mengetahui jenis penyakit dan cara pencegahannya diperlukan diagnosa gejala penyakit. Gejala penyakit untuk ikan nila merah yang dibudidayakan dapat diamati dengan tanda-tanda sebagai berikut:

a). Penyakit pada kulit dengan gejala pada bagian tertentu berwarna merah, berubah warna dan tubuh berlendir.

Gejala penyakit ini dikendalikan dengan: (1) merendam dalam larutan PK (Kalium Permanganat) selama 30-60 menit dengan dosis 2 g/10 liter air, pengobatan dilakukan berulang 3 hari kemudian. (2) Merendam dalam Negovon (Kalium Permanganat) selama 3 menit dengan dosis 2-3,5%.

b.) Penyakit pada insang dengan gejala tutup insang bengkak, lembar insang pucat/keputihan, pengendalian sama dengan di atas.

c.) Penyakit pada organ dalam dengan gejala perut ikan bengkak, sisik berdiri, ikan tidak gesit, pengendalian sama dengan di atas.

Secara umum hal-hal yang dilakukan untuk dapat mencegah timbulnya penyakit pada budidaya ikan nila merah di KJA adalah: (1) hindari penebaran ikan secara berlebihan melebihi kapasitas, (2) pemberian pakan cukup, baik kualitas maupun kuantitasnya. (3) hindari penggunaan pakan yang sudah berjamur.

PANEN

Padat penebaran 500 ekor/m³ dan lama pemeliharaan 3 bulan, dapat dipanen ikan nila merah dengan produksi 85 kg/m³ dan sintasan 84%.

Pemanenan ikan di KJA mudah dilakukan namun harus hati-hati untuk mencegah terjadinya luka akibat gesekan atau tusukan sirip ikan lainnya, yaitu dengan mengangkat dasar keramba perlahan-lahan. Salah satu sisi keramba harus tetap berada dalam air untuk memungkinkan ikan berkumpul.

Seleksi ukuran dapat dilakukan terhadap ikan yang sudah terkumpul di sisi keramba dan ditangkap dengan menggunakan seser secara perlahan-lahan. Sistem pemanenan dapat dilakukan secara total atau selektif tergantung dari krbutuhan.



sumber; kkp.go.id

lamhkah awal budidaya nila merah yang baik


Dalam beberapa hal sebagai pemula kita kadang mengabaikan beberapa ilmu dasar dalam berternak/budidaya ikan nila merah sehingga para pemula mengalami kegagalan dalam membudidayakan ikan Nila merah.
 

 langkah awal dalam membudidayakan ikan Nila merah yang baik dan beberapa tips

1. Persiapan kolam
2. Pengairan Kolam
3.  Memasukan benih ikan
4.   Pemberian pakan
5.   Pemanenan
1.   Persiapan Kolam

·         Perataan Kolam

Lakukan perataan kolam anda dengan menggunakan sorongan atau papan dan pembuatan kamalir dengan mengunakan cangkul,
Lalukan perataan kolam setelah proses pembedahan air kolam ( proses pengeringan/penyurutan air kolam )
Mungkin anda bertanya kenapa harus setelah pengeringan air kolam dan pengambilan ikan yg tersisa dikolam?
Karena kalau sehari sesudah pengeringan air kolam maka lumpur akan mulai mengeras sehingga sulit untuk diratakannya.
·
         Pengeringan Dasar Kolam

Pengeringan dasar kolam dilakukan 3-5 hari setelah pengeringan air kolam
Pengeringan dasar kolam berfungsi untuk membunuh bibit penyakit dan supaya tanah dapat menyerap oksigen.oh ya…lakukan pengeringan sampai tanah dasar kolam terlihat retak – retak seperti terlihat di gambar,jadi anda dapat berimprovisasi dalam mengeringkan dasar kolam semua tergantung keadaan cuaca daerah masing – masing.
·
        Pengapuran

Lakukan pengapuran dasar kolam dengan takaran 0,5 gr/m2  jadi tinggal dikalikan luas kolam anda masing – masing,berapa kapur yang anda perlukan…:)….
Dan setelah itu masukan air setinggi  mata kaki atau 5 – 10 cm biarkan selama 1 hari.seperti gambar diatas yang paling bawah jangan lupa pake saringan saat memasukan air ke kolam.

Apa fungsi melakukan pengapuran?
proses pengapurann dasar kolam berfungsi untuk membunuh bibit penyakit atau membunuh ikan tersisa dikolam setelah pengeringan air kolam sekaligus menetralkan PH tanah.
Kenapa ikan yang tersisa harus di ambil?
karena ikan yang tersisa dikolam akan menjadi hama.karena pas kita memasukan benih ikan,ikan yang tersisa tersebut akan memakan larva atau benih ikan yang baru kita tanam.

Kapur dapat anda beli di toko material bangunan satu karung dengan berat 25 kg seharga Rp.8000,00
· 
      1. Pemupukan

pupuk kandang dilakukan bisa bersamaan dengan proses pengapuran kolam,tetapi lebih baik pemupukan dilakukan sehari setelah proses pengapuran.

Takaran pupuk kandang adalah 50 gr/m2 jadi anda masing – masing tinggal mengalikan dengan dengan luas kolam masing – masing.contohnya luas kolam anda 500 m2 * 50 gr = 25.000 gr = 25 kg,jadi anda memerlukan pupuk kandang sebanyak 25 kg.cara pemberian pupuk dapat dilakukan dengan cara disebarkan secara merata.
Kalo anda menggunakan pupuk buatan takaran yang mesti anda lakukan adalah 2,5 gr/m2 . Anda sudah dapat menghitung sendiri,berapa pupuk buatan yang diperlukan?:)…..
oh ya penggunaan pupuk buatan sebaiknya anda gunakan ponska atau anda juga bisa menggunakan urea dan TS yang sudah dicampurkan.
Sebagai tambahan anda bisa tambahkan EM4 dengan botol yang berwarna pink.
Dengan takaran satu botol EM4 untuk satu hektar luas kolam.

2.Pengairan Kolam

Setelah proses pemupukan selesai aliri kolam tetapi sebelum dialiri dengan air,anda harus membuat saringan/sosog di tempat atau paralon (pipa) pemasukan.
Fungsi saringan/sosog/sulumbung selain untuk menyaring sampah yang masuk kekolam berfungsi juga sebagai penyaring untuk ikan gabus, lele atau jenis ikan2 lainnya yang dapat menjadi hama pada saat larva ikan dimasukan kekolam.

Lakukan pengairan kolam hingga kedalaman 50 cm,setelah itu tutup air masuk ke kolam dan biarkan stagnan selama 7 – 10 hari sebelum larva/benih ikan nila dimasukan.
Pembiaran air selama 7 – 10 hari supaya planton,jentik nyamuk,cacing dan anak keong dapat tumbuh dengan maksimal karena berfungsi sebagai pakan alami yang baik untuk larva/benih ikan nila.perlu anda perhatikan selama 7 – 10 hari tersebut anda harus rajin memeriksa sekeliling kolam tiap pagi hari kisaran jam 7 – 8 pagi.siapa tahu ada telur katak/kodok,kalau ada anda buang karena setelah menetas menjadi kecebong dapat memakan pakan ikan ketika ikan mulai dikasih pakan pelet.selain itu periksa siapa tahu juga ada kebocoran kolam disebabkan kepiting/ketam dan anda harus segera menutupnya.
Setelah proses diatas kita lanjutkan ketahap selanjutnya…

3.Memasukan Benih Ikan

           Tingkat kepadatan ikan/m2  yang baik adalah 30 – 50 ekor/m2  jangan lebih dari 50 ekor karena itu sudah maksimal, jangan terlalu jarang atau terlalu padat karena tidak bagus.
Jadi hitungannya, contoh luas kolam anda 500 m2  * 40 = 20.000 jadi anda tanam benih ikan sebanyak 20.000 ribu ekor.
Perlu anda perhatikan kembali sebelum memasukan benih ikan sehari sebelumnya coba anda periksa warna air kolam apakah sudah hijau bening/transfaran itu sudah bagus, selanjutnya periksa juga apakah air masih berbau tidak sedap atau sudah tidak berbau?kalau sudah tidak berbau berarti kolam sudah siap dimasukan benih ikan,sedangkan kalau masih berbau tunggu beberapa hari lagi sampai tidak tercium bau apa – apa karena kolam yang airnya masih berbau itu tanda dari kandungan amoniak yang masih tinggi dan kalau anda memaksa untuk dimasukan ,benih ikan akan mati ( banyak yang mati).

       Selanjutnya anda coba serok air dengan menggunakan planktonet periksa apakah terdapat ulat air/ucrit (ucit – ucit dalam bahasa sunda ) atau tidak?dan jika terdapat banyak ulat air sebaiknya anda melakukan penyemprotan dengan menggunakan chix sehari sebelum pemasukan benih ikan.
lakukan penyemprotan dengan merata…

     Sehari setelah proses penyemprotan selesai,pemasukan benih ikan sebaiknya dilakukan pada pagi dan sore hari pada saat suhu air tidak terlalu tinggi.
Dan sebelum benih ikan dimasukan sebaiknya dilakukan penyesuaian suhu air di dalam plastik pengepakan dengan air kolam ( aklimatisasi ) selama 15 menit. Supaya benih ikan tidak stress saat dimasukan kedalam kolam

Setelah proses aklimatisasi selesai anda bisa lakukan pemasukan benih ikan nila,proses pemasukan benih sebaiknya lakukan dengan perlahan – lahan agar benih tidak Stres.

       Setelah selesai memasukan benih ikan nila,biarkan selama 10 hari jangan di aliri air.
Fungsi kolam di biarkan stagnan selama 10 hari setelah pemasukan benih supaya plankton,jentik nyamuk dan makanan alami lainnya tidak terbuang lewat pipa pembuangan.jadi benih ikan nila dapat optimal memakan makanan alami tersebut.
Selanjutnya kita lanjutkan keproses pemberian pakan ikan.
2.Pemberian Pakan Ikan
                        Proses pemberian pakan saat pertama kali anda lakukan adalah setelah 10 hari benih ikan nila di masukan atau ketika benih ikan mulai muncul dipermukaan air.


Takaran pemberian pakan adalah :


Ukuran larva – 8 gr => 10 – 20 % dari biomasa
Ukuran 10 gr => 5 – 10 % dari biomasa
Sebagai contoh hitungannya :
ikan ukuran 8 gr berapa banyak pakan harus diperlukan?
Berarti 8 * 40000 * 10 % = 320000 * 10 % = 32000 gr = 32 kg
      Jadi perhari anda harus memberi pkan sebanyak 32 kilo di bagi 3 – 4 kali pemberian pakan. jadwal pemberikan pakan sebaiknya di mulai jam 8 – 9 pagi atau pada saat air kolam mulai terasa hangat.jangan lakukan pemberian pakan di air kolam yang masih dingin karena ikan tidak akan memakannya sehingga banyak pakan yang terbuang,selain itu menyebabkan air kolam menjadi bau (beramoniak) dan menyebabkan ikan menjadi sakit dan mati.

     Pemberian pakan sebaiknya anda oplos antara pakan pelet silem dan apung,selain untuk mengurangi biaya pembelian pakan apung yang mahal hasil panen juga dapat optimal ( karena kami sudah mempraktekannya ).
Pada awal pemberian pakan anda dapat menggunaka pelet silem sebanyak 50 – 100 kg dan seterusnya dapat anda gunakan pelet apung sampai panen.

      Pada saat anda memberikan pakan ke benih sebaiknya jangan terburu – buru tetapi sedikit – sedikit karena pemberian pakan terlalu banyak dapat menyebabkan ikan makan tidak optimal sehingga banyak pakan ikan yang tidak termakan sehingga mengendap di dasar kolam ( terutama yang menggunakan pakan silem)plus lagi anda lihat kondisi ikan,apakah ikan lahap atau tidak pas dikasih makan?kalau terlihat tidak lahap sebaiknya anda kurangi dulu proses pemberian pakan dan chek apa penyebabnya?kondisi air yang masih dingin dibawah 300C bisa jadi penyebabnya,kalau begitu anda tunggu sampai air kolam terasa hangat.atau bisa juga aliran pemasukan air tertutup sehingga air bau karena tidak tersirkulasi dengan benar dan oksigen di air kolam sedikit.

       Selain itu sebaiknya anda menggunakan pakan yang berkualitas baik dengan kadar protein 34 %.
3.Pemanenan
Dalam pemanenan ikan ada 2 tahap yang perlu diperhatikan,yaitu :
·         Penjebakan
·         Penyimpanan ikan
·         Penjebakan
    Penjebakan adalah proses pengambilan ikan sebelum proses pembedahan,dengan tujuan mengurangi resiko kematian ikan pada saat proses pembedahan ikan ( pengeringan kolam ikan )…
Jadi pada proses pembedahan kolam ikan yang tersisa di kolam tinggal sedikit atau hanya sisanya saja.
Proses penjebakan ikan menggunakan waring penjebakan,,pasang waring penjebakan 3 – 4 hari sebelum penjebakan ini dimaksudkan supaya ikan ngumpul saat proses pengangkatan jebakan dan hasil pengangkatan jebakan bisa maksimal dan sisa ikan dikolam tinggal sedikit.

                                    Sebagai masukan biarkan waring penjebakan selama 3 – 4 hari sambil kita memberi pakan 

·         Penyimpanan ikan

     Pada proses ini,penyimpanan ikan bertujuan untuk mengurangi resiko ikan supaya tidak stres pada proses pengemasan/pengepakan ikan dan memberok ikan ( memberok ikan yaitu membiarkan ikan membuang kotoran supaya dalam proses pengemasan ikan dalam balon ikan tidak mengeluarkan kotoran,sehingga tidak terjadi proses pembusukan (amoniak tidak timbul)
Dan apabila telah telah disimpan selama satu hari ikan siap untuk di pak atau dikemas dalam balon ( satu hari penyimpanan adalah cara paling bagus untuk ikan )
NB: sebaiknya lakukan pengepakan pada sore hari atau subuh
semoga bermanfaat

sumber upr citomi

pemanfaatan sungai untuk usaha budidaya nila dalam karamba


“Pemanfaatan Aliran Sungai untuk Usaha Budidaya Ikan Nila Gesit dalam Keramba Jaring Tancap di Desa Semperiuk Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas”

B. Latar Belakang Masalah

Kabupaten Sambas adalah salah satu Daerah Tingkat II di provinsi Kalimantan Barat. Kabupaten Sambas memiliki luas wilayah 6.395,70 km atau 639.570 ha (4,36% dari luas wilayah Provinsi Kalimantan Barat), merupakan wilayah Kabupaten yang terletak pada bagian pantai barat paling utara dari wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Di sektor perikanan, kabupaten ini menghasilkan berbagai komoditi perikanan yang dapat dibudidayakan di tambak, sungai maupun di kolam. Dari ketiga jenis perairan tersebut dapat dihasilkan suatu produksi perikanan yang memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan ekonomi nasional, yaitu peningkatan ekspor non migas yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD).

Usaha kearah pembudidayaan ikan di perairan umum sangat diperlukan sebagai penyeimbang dan membantu pemenuhan produksi ikan yang selama ini diperoleh dari hasil penangkapan yang cenderung semakin menurun. Hal ini tidak diimbangi dengan usaha budidaya dan penebaran ikan (restocking) yang akan mengakibatkan terganggunya kelestarian sumber daya perairan. Seiring dengan berkembangnya zaman dan meningkatnya pertambahan penduduk yang diiringi dengan semakin meningkatnya  kebutuhan protein hewani oleh manusia setiap tahunnya, maka perlu adanya peningkatan produksi ikan sebagai salah satu sumber pangan dan sumber protein. Peningkatan produksi perikanan dapat dilakukan dengan kegiatan pembudidayaan ikan.

Perairan umum yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya perikanan dan belum diusahakan secara maksimal oleh masyarakat salah satunya adalah sungai. Air sungai dipengaruhi oleh pasang surut air laut dan curah hujan, sehingga perairan cenderung tawar dan payau. Selain budidaya keramba apung atau dalam Keramba jaring Apung, budidaya perikanan di sungai juga dapat dilakukan dengan keramba jaring tancap (KJT).

Kabupaten Sambas memiliki 3 (tiga) Daerah Aliran Sungai (DAS) dengan total hamparan 516.200 ha, meliputi: DAS Paloh (64.375 ha), DAS Sambas (258.700 ha) dan DAS Sebangkau (193.125 ha). Berdasarkan Data Statistik Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sambas (2007), Disektor perikanan potensi keramba yang dapat di bangun pada daerah aliran ini sekitar 3.872 unit atau dapat memproduksi 406,56 ton/tahun sedangkan jumlah keramba yang ada ± 70 unit dengan jumlah produksi 15,80 ton/tahun atau 3,9% dari potensi produksi lestari. Potensi DAS yang baru dimanfaatkan untuk budidaya ikan dikeramba hanya 1,9%, sehingga diperlukan suatu usaha agar potensi lestari tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Komoditas yang dapat dibudidayakan dalam keramba jaring tancap salah satunya Ikan nila(oreochromis niloticus). Ikan ini merupakan spesies penting dalam perikanan budi daya dan saat ini yang telah berkembang pesat. Selain sudah memasyarakat, budidaya ikan nila relatif mudah. Salah satu jenis yang sukses dikembangkan dalam berbagai prototipe adalah ikan nila Genetically Supermale Indonesian Tilapia (Gesit) karena lebih cocok di kembangkan di seluruh wilayah Indonesia. Ikan nila Gesit merupakan nila yang berasal dari perkawinan nila jantan super YY dengan betina normal, ikan ini secara resmi diluncurkan Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) pada 15 Desember 2006 di Wanayasa, Kab Purwakarta. Ikan nila gesit yang dikembangkan, yakni jenis jantan karena lebih menguntungkan secara ekonomis. Pertumbuhan ikan nila jantan 1,5 kali lebih cepat daripada yang betina. Ikan nila merupakan salah satu komoditas andalan untuk memproduksi ikan air tawar dalam bentuk segar maupun dalam bentuk olahan, berupa fillet segar, fillet beku ataupun surimi yang memiliki potensi yang cukup besar di pasar internasional terutama Amerika Serikat dan Jepang.

C. Perumusan Masalah

Sungai merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi yang mengalir menuju Samudera, sungai terbentuk secara alami oleh poses alam. Air dalam sungai umumnya terkumpul dari presipitasi, seperti hujan, embun, mata air dan di beberapa negara tertantu air sungai juga berasal dari lelehan es. Kemanfaatan terbesar sebuah sungai adalah untuk irigasi pertanian atau perkebunan, bahan baku air minum, sarana transportasi, daerah penangkapan ikan, sebagai saluran pembuangan air dan sangat potensial untuk objek wisata sungai. Selain itu sungai juga dapat dijadikan sebagai lokasi untuk usaha budidaya perikanan.

Pemahaman akan manfaat sungai untuk usaha budidaya ikan dalam keramba jaring tancap oleh masyarakat sangat minim, sehingga diperlukan suatu upaya untuk menggerakkan mereka dengan memberikan contoh bagaimana cara membudidayakan ikan dalam keramba jaring tancap.

D. Tujuan

Kegiatan PKMK ini bertujuan untuk memanfaatkan aliran sungai yang ada di Desa Semperiuk sebagai usaha budidaya ikan nila gesit dalam keramba jaring tancap dan sebagai perintis usaha budidaya ikan dalam keramba jaring tancap, sehingga dapat memotivasi masyarakat untuk berwirausaha.

E. Luaran Yang Diharapkan

Luaran yang diharapkan dari program ini adalah memproduksi ikan nila hidup dan segar yang siap dipasarkan kepada konsumen.

F. Kegunaan

Kegunaan yang akan diperoleh dari kegiatan ini antara lain dapat menciptakan usaha lapangan pekerjaan baru, menumbuh kembangkankan jiwa kewirausahaan  bagi mahasiswa untuk memasuki dunia kerja, sebagai pekerjaan tambahan yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat dan dapat mengurangi jumlah pengganguran.

G. Gambaran Umum Rencana Usaha

1.  Keadaan Umum Desa

Desa Semperiuk merupakan salah satu dari ratusan Desa yang ada di Kabupaten Sambas, terletak di Kecamatan Jawai Selatan. Desa ini hanya dapat ditempuh melalui jalur darat dengan menyeberangi sungai. Jarak dari Kota Sambas sekitar 2 jam dan 6 jam dari Ibu Kota Provinsi Kalimantan Barat jika menggunakan kendaraan bermotor dan memerlukan waktu setengah jam untuk menyebrangi sungai. Di sebelah Selatan Desa Semperiuk berbatasan langsung dengan Sungai Sambas, sebelah Utara berbatasan Desa Suah Api, sebelah Timur berbatasan Desa Sabaran dan di bagian Barat berbatasan dengan Desa Sarilaba. Beberapa anak sungai yang ada di Semperiuk bermuara di DAS Sambas.

Sungai dimanfaatkan warga setempat untuk lahan penangkapan ikan, keperluan pengairan sawah dan perkebunan serta  sarana transportasi air. Sedangkan untuk usaha budidaya sungai ini belum sama sekali dimanfaatkan oleh masyarakat. Setiap musim kemarau anak sungai yang ada tidak pernah mengalami kekeringan, karena sumber air dipengaruhi oleh pasang surut air laut yang dibawa oleh induk sungai. Sebaliknya dimusim hujan, sungai ini tidak pernah meluap karena pergerakan air yang cukup lancar. Salinitas di Sungai ini tergantung pada musim, disaat curah hujan tinggi air cenderung tawar sedangkan di musim kemarau air akan payau.

2. Potensi Yang di Miliki

Tersedianya air sepanjang tahun dan belum dimanfaatkannya sungai secara maksimal oleh  masyarakat setempat, sehingga diperlukan suatu usaha agar sungai  dapat memberikan kontribusi lebih. Pemeliharaan ikan atau dikenal dengan budidaya merupakan suatu usaha yang menjanjikan untuk mengoptimalkan fungsi dari sungai yang ada. Budidaya ikan di sungai dapat dilakukan dengan keramba jaring tancap. Budidaya dengan keramba jaring tancap desainnya sangat sederhana, pengoperasiannya  mudah dan dana yang diperlukan untuk membuat keramba juga tidak terlalu besar. Sehingga setiap warga yang bermukim ditepian sungai dapat melakukan usaha ini tanpa mengganggu pekerjaan utamanya.

Ikan air tawar yang paling cocok dibudidayakan di sungai Semperiuk yang sumber airnya sangat dipengaruhi oleh pasang surut air laut adalah jenis nila. Ikan nila merupakan ikan yang mampu bertahan hidup pada berbagai kondisi lingkungan terutama perubahan salinitas. Selain tahan terhadap kadar garam yang tinggi, pertumbuhan ikan nila juga tergolong cepat karena respon terhadap pakan buatan dalam waktu 3-4 bulan sudah mencapai ukuran konsumsi.

3. Peluang Pasar dan Analisa Biaya

Ikan nila mempunyai nilai gizi yang tinggi terutama kandungan protein, rasanya yang gurih dan nikmat sehingga banyak digemari setiap lapisan masyarakat. Ikan nila yang akan diproduksi dapat dipasarkan langsung pada konsumen, rumah-rumah makan, para pengumpul ikan. Tidak hanya dikonsumsi dalam bentuk ikan segar, ikan nila juga dapat dibuat berbagai macam  bentuk olahan, berupa fillet segar, fillet beku ataupun surimi yang memiliki potensi yang cukup besar di pasar internasional.

Suatu usaha akan kehilangan daya tariknya bila usaha itu tidak menjanjikan keuntungan. Untuk mengetahui seberapa besar keuntungan yang akan didapat dari usaha yang dilakukan maka di perlukan analisa usaha. Analisa biaya dalam kegiatan usaha budidaya ikan nila  pada keramba jaring tancap dengan ukuran 2×3 m, 1 unit keramba akan ditebar 1.000 benih ikan nila dan akan dibangun 2 unit keramba. Maka berikut analisanya.

Ukuran panen ikan nila rata-rata 300 gram selama masa pemeliharaan 3 bulan, dengan tingkat kelangsungan hidup 80%. Maka jumlah produksi 2 x 1.250 ekor x 300 gram x 80% = 600.000 gram. Harga ikan nila di pasaran perkilogramnya Rp.20.000,-, maka pendapatan kotor diperoleh 600 kg x Rp.20.000,- = Rp.12.000.000,-

a. Biaya Investasi

- 2 Unit Keramba jaring tancap @ Rp. 750.000,-                = Rp.1.500.000,-

- Peralatan                                                                                            = Rp.   600.000,-   +

Jumlah Biaya Investasi                                                                   = Rp.2.100.000,-

b. Biaya operasional

- Penyusutan Keramba 15% x Rp. 1.500.000,-                    = Rp.    225.000,-

- Penyusutan Peralatan 10% x Rp.    600.000,-                   = Rp.      60.000,-

- Obat-obatan dan bahan kimia                                                   = Rp.    500.000,-

- Benih ikan nila 2000 ekor x Rp.600,-                                   = Rp. 1.200.000,-

- Pakan 300 kg x Rp.8.000,-                                                        = Rp. 2.400.000,-  +

Jumlah Biaya Operasional                                                             = Rp. 4.385.000,-

c. Keuntungan operasional

Pendapatan – Biaya Operasional =  Keuntungan operasional

Rp. 12.000.000,- – Rp. 4.385.000,-  =   Rp. 7.615.000,-

d. Break Ovent Point (BEP)

BEP Produksi       = Biaya operasional : Harga jual/kg

Rp. 4.385.000,- :   Rp. 20.000,- / kg

= 219,25 kg

Artinya, titik balik modal akan tercapai apabila jumlah produksi ikan nila sebesar 219,25 kg.

BEP Harga            = Biaya Operasional : Total Produksi

Rp. 4.385.000,- :  600 kg  = Rp. 7.308,3,-/kg

Artinya, titik balik modal akan tercapai apabila harga produksi ikan nila sebesar Rp. 7.308,3,-/kg.

e. Benefit Cost Ratio (B/C)

B/C ratio = Pendapatan : Biaya Operasional

Rp.12.000.000,- : Rp. 4.385.000,-

= 2,74 %

Nilai B/C ratio sebesar 2,74 menunjukkan bahwa usaha budidaya ikan nila sangat layak dilakukan. Dari setiap Rp. 1,- akan diperoleh keuntungan Rp. 2,74,-.

f. Pengembalian Modal

Pengembalian Modal    = Biaya Operasional : Keuntungan Operasional

=      Rp. 4.385.000,- :       Rp. 7.615.000,-        = 0,57

Artinya, modal yang dikeluarkan pada usaha budidaya ikan nila ini dapat    dikembalikan dalam waktu 0,57 kali periode.

H. Metode Pelaksanaan

1. Tempat dan Waktu Pelaksanaan

Usaha ini akan dilakukan di Desa Semperiuk Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Waktu pelaksanaan kegiatan dilakukan mulai bulan Februari 2010.

2. Bahan dan Alat

Bahan yang digunakan dalam usaha ini antara lain, benih ikan nila gift ukuran 5 cm, pakan ikan, obat-obatan. Sedangkan alat yang diperlukan adalah waring (jaring), kayu cerocok, batu pemberat, ember, serokan, timbangan, kantong plastik, tali dan paku

3. Pemilihan Lokasi

Pemilihan lokasi untuk usaha budidaya ikan perlu dipertimbangkan agar usaha yang dilakukan dapat berjalan sesuai dengan harapan dan dapat berkesinambungan. Tidak semua sungai dapat dijadikan tempat usaha budidaya dalam keramba jaring tancap. Aspek teknis seperti kondisi perairan (sungai) dan kualitas air sangat berperan penting bagi pertumbuhan ikan yang akan dipelihara. Selain aspek teknis, aspek sosial ekonomi juga  harus diperhatikan meliputi prasarana jalan, keamanan, mudah mendapatkan tenaga kerja, dekat dengan daerah pengembangan budidaya ikan dan pemasaran.

4. Pembuatan Keramba Jaring Tancap

Setelah bahan dan alat guna membuat keramba jaring tancap telah tersedia maka langkah yang dilakukan adalah :

a.Buat kerangka menurut ukuran yang dikehendaki, dalam hal ini panjang 3 meter, sedang lebar 2 meter. Kemudian kayu gelam (cerocok) ditancapkan kedalam lumpur untuk membuat kerangka keramba. Empat tiang memanjang yang masing-masing merupakan tulang tempat mengikat tiang-tiang melintang.

b.Kayu cerocok diikat dengan tali tambang/rotan atau dipaku antara tiang yang telah ditancapkan dengan tiang-tiang melintang kerangka yang bentuknya menyerupai balok.

c Setelah kerangka tiang terbentuk persegi panjang dengan ukuran 2×3 m, maka waring dipasang pada kerangka yang diikat dengan tali tambang. Jaring yang digunakan ada 2 macam, yaitu jaring dalam sebagai wadah budidaya dan jaring luar dengan ukuran mata jaringnya agak besar yang berfungsi untuk pelindung jaringwadah  budidaya atau pencegah serangan hama.

d Kemudian masukan waring kedalam air hingga hampir menyetuh lumpur, titik atas waring jangan sampai tenggelam pada saat pasang air tertinggi atau banjir. Dan ketika surut terendah tinggi air dalam waring tidak kurang dari 50 cm.

5. Teknik Budidaya

Budidaya ikan di keramba jaring tancap yang harus pertama kali diperhatikan adalah debit air dan arus air pada sungai tersebut, pemilihan tempat untuk keramba jaring tancap harus memilih tempat yang susah untuk mengalami kekeringan air. Peletakan jaring tancap didaerah yang berarus kecil dan dalam dengan kedalaman ideal untuk keramba jaring tancap adalah 60-70 cm. Apabila keramba jaring tancap sudah dibuat maka dilakukan teknik budidaya yang meliputi :

a.Penebaran benih ikan nila gift kedalam wadah budidaya. Penebaran benih ikan sebaiknya pada pagi atau sore hari saat kondisi perairan tidak terlalu panas agar ikan tidak stres. Sebelum ikan ditebarkan perlu dilakukan aklimatisasi atau penyesuaian kondisi lingkungan sekitar. Caranya ialah  ikan dalam kantong plastik (wadah pengangkutan) dibiarkan terapung dalam perairan sekitar 2-4 menit, kemudian secara bertahap air perairan sedikit demi sedikit dimasukkan kedalam wadah pengangkutan. Bila kondisi air dalam wadah pengangkutan dengan air perairan sudah sesuai (sama), maka ikan-ikan yang ada dalam wadah pengangkutan biasanya akan keluar dengan sendirinya.

b.Pemberian pakan. Masa pemeliharaan ikan selama 3 bulan, pakan yang diberikan berupa pakan buatan berupa pellet yang banyak tersedia di pasaran. Selain pakan berupa pellet, pakan tambahan lainnya dapat juga diberikan seperti tanaman air dan daun-daunan. Bulan pertama pemeliharaan, setiap hari pakan diberikan sebanyak 4% dari berat total ikan yang dipelihara. Bulan kedua jumlah pellet dikurangi menjadi 3,5% dan bulan ketiga pemeliharaan maka setiap harinya pakan yang diberikan adalah 3% dari berat total ikan. Agar jumlah pakan yang diberikan dapat ditentukan maka setiap 7-10 hari sekali dilakukan sampling untuk menentukan berat ikan. Pakan diberikan tiga kali sehari, yaitu pada pagi, siang dan sore hari. Pemberian pakan dilakukan sedikit demi sedikit sesuai dengan nafsu makan ikan.

c.Pengendalian hama dan penyakit ikan. Selama pemeliharaan, kesehatan ikan selalu diamati agar dapat melakukan penaggulangan sedini mungkin. Hama ikan dapat berupa hama perusak, pesaing dan pemangsa yang dapat mengganggu pertumbuhan ikan sehingga menurunkan jumlah produksi. Hama tersebut dapat dibasmi secara kimia (menggunakan obat-obatan), biologi (menekan pertumbuhannya dengan memasukkan hewan predator) maupun menangkap hama secara langsung. Apabila ditemui tanda-tanda serangan penyakit, maka segera dilakukan diagnostik dan pengobatan serta memisahkan atau membuang ikan yang terserang agar tidak menginfeksi  ikan yang sehat. Kebersihan keramba harus selalu tetap terjaga dan selalu melakukan pengontrolan terhadap jaring karena dikhawatirkan ada yang bocor.

6. Pemanenan dan Pemasaran

Pemenenan ikan dilakukan apabila masa pemeliharaan sudah mencapai 3 bulan, dilakukan dengan cara mempersempit ruang gerak ikan di dalam kantong keramba. Hal ini dilakukan dengan cara salah satu sisi kantong jaring dengan sisi lainnya dirapatkan. Dengan cara ini ikan-ikan yang akan ditangkap tergiring dan terkumpul di satu tempat sehingga mudah dipanen. Ikan-ikan yang sudah terkumpul diambil menggunakan serokan dan dimasukkan kedalam wadah. Ikan yang telah dipanen akan dipasarkan dalam bentuk ikan hidup dan segar  ke rumah-rumah makan, pasar ikan tradisional, para pengumpul ikan dan langsung kekonsumen.

I. Jadwal Kegiatan

No       Uraian Kegiatan        Bulan ke
1          2          3          4          5
1.         Pembuatan proposal X                                            
2.         Persiapan peralatan dan bahan       X                                            
3.         Pelaksanaan program
-    Pembuatan keramba jaring tancap

-    Penebaran benih ikan

-    Pembesaran

-    Pemenenan

-    Pemasaran


X

X

X






X






X

X

X

4.         Pengumpulan dan analisis data                                            X         X
5.         Pembuatan draf laporan dan seminar intern                                            X         X
6.         Pembuatan laporan final                                                      X
7.         Pengiriman laporan                                                   X
J. Rancangan biaya

a. Pembuatan 2 unit keramba jaring tancap                                        Rp.1.500.000,-

b. Peralatan Budidaya                                                                                   Rp.   600.000,-

c. Benih Ikan Nila Gesit 2000 ekor @ Rp.600,- Rp.1.200.000,-

d. Pakan ikan 300 kg @ Rp.8000,-                                                          Rp.2.400.000,-

e. Obat-obatan dan bahan kimia                                                                Rp.   500.000,-

f. Timbangan                                                                                                        Rp.   550.000,-

g. Dokumentasi                                                                                                  Rp.   350.000,-

h. Biaya Transportasi, konsumsi dan akomodasi                                Rp.1.600.000,-

i.  Pembuatan Laporan dan penenelusuran data                                 Rp    450.000,-

j. Fotocopy dan ATK                                                                                       Rp.   400.000,-

k. Lain-lain                                                                                                          Rp.   400.000,-

Jumlah                                                                                                                 Rp.9.950.000,-

jual benih nila murah


Jual benih ikan nila gesit /GMT (monosek),gift, nila merah dan benih nila jogja/spesial  - 081328030055

assalamualaikum wr.wb…Dengan mengharap Ridho Allah subhanahu wata’ala kami forum kelompok tani “ABATA fish” akan berusaha agar dapat mengelola usaha dengan baik, berusaha mengoptimalkan iikhtiar,berusaha bermuamalah dengan benar agar tidak melanggar syariat Islam dalam masalah muamalah perdagangan.






Alamat kami berada jogja tepatnya di dusun

pelemsewu RT03 ,kelurahan panggungharjo ,kecamatan sewon, kabupaten bantul, provinsi yogyakarta,indonesia kode pos 55188

Keterbatasan tempat dan biayalah sehingga produksi benih nila ini banyak mengandalkan dari kelompok tani lain di wilayah jogja dan sekitarnya,kami sangat menyadari kemampuan kami dalam produksi benih nila, Keterbatan lahan dan modal usaha, sangat membatasi gerak langkah kami dalam usaha budidaya benih ikan nila.walaupun benih ikan nila ini dari kelompok tani lain kami berusaha menjaga kwalitas dan kwantitas serta menyediakan benih nilA dengan harga yang bersaing bahkan murah


ABATA fish adalah sebuah forum yang beranggotakan para petani pembibitan ikan air tawar independent (tidak terikat pada kelompok tertentu ) yang tersebar hampir di seluruh Kelurahan se-Kabupaten Bantul, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Harga yang Fleksibel adalah upaya kami untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan. Selain itu, kualitas bibit ikan nila akan  selalu menjadi perhatian utama kami, karena kami menyadari bahwa bibit nila yang baik dan berkualitas adalah kunci dari keberhasilan dalam hal budidaya. ABATA fish menjual bibit ikan nila monosek,nila merah ,nila hitam gift dan nila sepesial kami menyebutnya, yang dengan penanganan yang baik insyaAllah dalam waktu 4 bulan bisa mencapai 4 ons.






kami melayani penjualan benih ikan nila untuk pasar pelanggan lokal, Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya, Jawa maupun luar Jawa. Dan kami akan selalu terus berusaha meningkatkan pelayanan kepada pelanggan kami.selain melayani dalam kota jogja kami juga melani pengiriman bibit nila gesit dan nila gift antar pulau diseluruh indonesvia cargo pesawat/udara yaitu  pengiriman bibit nila tujuan:jakarta,surabaya,bogor,palembang,lampung,bengkulu,pangkalpinang,batam,banda aceh,pekanbaru,jambi,medan pengiriman benih ikan nila gesit dan gift di Kalimantan barat yaitu di pontianak,singkawang,Bengkayang,Putussibau,Sukadana,Ketapang,SungaiRaya,Ngabang,NangaPinoh,Mempawah,Sambas,Sanggau,Sekadau,Sintang pengiriman benih nila di kalimantan selatan Paringin,Martapura,Marabahan,Kandangan,Barabai,Amuntai,Kotabaru,Tanjung,Batulicin,Pelaihari,Rantau,Banjarbaru,Banjarmasin pengiriman benih nila di samarinda,Buntok,Tamiang,MuaraTeweh,KualaKurun,KualaKapuas,Kasongan,PangkalanBun,Sampit,NangaBulik,Purukcahu,PulangPisau,Sukamara,KualaPembuang,pengiriman benih nila tujuan pulau kalimantan timur balikpapan,bontang,samarinda,tarakan,Tanjungredep,Tanjungselor,Sendawar,Tenggarong,Sangatta,Malinau,Nunukan,Tanah,Grogot,Penajam,TidengPale Pengiriman bibit nila di Bali,denpasar,Badung,Bangli,Singaraja,Gianyar,Negara,Karangasem,Klungkung,Tabanan Pengiriman bibit nila di Nusa tenggara ,ntt,ntb,bima,mataram, Kupang ,Raba,Dompu, Praya,Selong,Tanjung,Sumbawa Besar,Taliwang pengiriman bibit nila di gorontalo,Marisa/Tilamuta,Suwawa,Kwandang,Marisa, Kalabahi,Atambua,Ende,Larantuka,Lewoleba,Ruteng,LabuanBajo,Borong,Bajawa,Mbay,BaaSeba,Maumere,Waikabubak,Tambolaka,Waibakul,Waingapu,Soe,Kefamenanu pengiriman bibit nila di sulawesi selatan palopo,makassar,parepare, Bantaeng,Barru,Watampone,Bulukumba,Enrekang,SungguMinasa,Jeneponto,Benteng,Malili,Masamba,Maros,Pangkajene,Pinrang,Sidenreng,Sinjai,WatanSoppeng,Takalar,Makale,Rantepao,Sengkang pengiriman bibit nila di sulawesi tenggara baubau,kendari,Rumbia,Pasarwajo,Buranga,Kolaka,Lasusua,Unaaha,Andolo,Wanggudu,Raha,WangiWangi, pengiriman benih ikan nila di sulawesi tengah yaitu di palu,Luwuk,Banggai,Buol,Donggala,Bungku,Parigi,Poso,Ampana,Toli-Toli,Sigi ,Biromaru pengiriman benih nila di sulawesi tenggara yaitu di bitung, manado,tumohon, Kotamobagu,BolaangUki,Tutuyan,Boroko,Tahuna,OndongSiau,Melonguane,Tondano,Amurang,Ratahan,Airmadidi pengiriman bibit nila di Majene,Mamasa,Mamuju,Pasangkayu,Polewali, pengiriman benih ikan nila di maluku,ambon,tual,ternate,tidore pengiriman bibit nila di jayapura, agats,Biak,TanahMerah,Tigi,Kigamani,Sugapa,Sentani,Wamena,Waris,Serui,Tiom,Burmeso,Kobakma,Kepi,Merauke,Timika,Nabire,Kenyam,Enarotali,OksibilIlaga,Kotamulia,Sarmi,Sorendiweri,Karubaga,Botawa,Sumohai,Elelim pengiriman bibit ikan nila di sorong,Fakfak,Kaimana,Manokwari,Kumurkek,Waisai,Sorong,Teminabuan,Fef,Bintuni,Rasiedan kota-kota lainnya.
 

berikut daftar harga bibit ikan air tawar  dari yogyakarata

  • Harga sudah termasuk pengepakan, dokumen dari dinas karantina yogyakarta,ongkos kirim dan biaya yang terkait dalam proses pengiriman.
  • pengiriman melalui cargo pesawat artinya bibit ikan di ambil di airport/bandara.
  • harga fleksibel artinya pembelian dalam jumlah banyak dapat menghubungi kami.
  • harga sewaktu-waktu dapat berubah sesuai kebijakan dari kami.
  • untuk tujuan kota-kota bandar udara tertentu dapat menghubungi kami.
  • Ukuran yang lain harga tetap sama isi yang menyesuaikan
  • Harga di bawah ini harga nila nirwana/gift,untuk harga nila merah lebih murah Rp.100.000,-/bok sedangkan untuk nila unggulan dari kami selisih lebih mahal Rp 100.000,- dan nila unggulan dari kami yang 98% monosek lebih mahal Rp200.000,-
  • untuk tujuan pengiriman di kepulauan riau/kepri,nusa tenggara timur(NTT) dan irianjaya dikenakan biaya tambahan uji virus dari dinas karantina ikan yogyakarta Rp.250.000,- setiap sekali kirim.

Daftar harga komoditas bibit ikan nila dari yogyakarta ke seluruh indonesia


tujuan              isi       harga

jakarta           7.000    RP.795.000,-
surabaya        7.000    Rp.795.000,-
Balikpapan      7.000    Rp.1.090.000,-
Banjarmasin   7.000    RP.1.095.000,-
pontianak       7.000    Rp.1.145.000,-
batam            7.000    Rp.1.165.000,-
makassar        7.000    Rp.1.065.000,-
Banda aceh     6.000    Rp.1.225.000,-
ternate           6.000    Rp.1.445.000,-
sorong            6.000    Rp.1.695.000,-
bengkulu         7.000   Rp.1.045.000,-
jambi              7.000    Rp.1.085.000,-
kendari           7.000    Rp.1.345.000,-
mataram         6.000    Rp.1.145.000,-
manokwari      6.000    Rp.1.695.000,-
manado           6.000    Rp.1.325.000,-
medan             7.000    Rp.1.145.000,-
pangkalpinang   7.000   Rp.1.165.000,-
pekanbaru      7.000     Rp.1.145.000,-
tanjungpandan   7.000   Rp.885.000,-
tarakan           6.000    Rp.1.185.000,-
ambon             6.000     Rp.1.345.000,-
jayapura         6.000    Rp.1.695.000,-
kupang            6.000     Rp.1.385.000,-
Palembang      7.000    Rp.1.065.000,-
Palangkaraya  7.000    Rp.1.185.000,-
Ketapang        6.000    Rp.1.395.000,-
Gorontalo       6.000    Rp.1.285.000,-
Palu               6.000    Rp.1.345.000,-
berau             5.000    Rp.1.785.000,-
Laboanbajo     5.000    Rp.1.585.000,-
Waingapu       5.000    Rp.1.585.000,-
tambolaka      5.000    Rp.1.545.000,-
bima               5.000    Rp.1.545.000,-
ruteng            5.000    Rp.1.545.000,-
bajawa/ngada   5.000  Rp.1.545.000,-
ende               5.000    Rp.1.545.000,-
maumere        5.000    Rp.1.545.000,-
larantuka        5.000    Rp.1.545.000,-
atambua         5.000     Rp.1.545.000,-
kalabahi          5.000    Rp.1.545.000,-
loweloba         5.000    Rp.1.545.000,-
rote ndao       5.000    Rp.1.545.000,-
sabu raijua     5.000   Rp.1.545.000,-
pangkalanbun 6.000    Rp.1.445.000,-
tanjungpinang  6.000  Rp.1.345.000,-
padang            6.000  Rp.1.545.000,-
denpasar        6.000  Rp.1.045.000,-
putussibau      5.000  Rp.1.545.000,-

harga benih ikan nila sampai airpor di=

maumere 1bok  ukuran 2-3 isi 5000ekor RP.1.485.000

pangkalan bun 1 bok ukuran 2-3 isi 6000ekor: Rp.1.350.000

padang 1bok ukuran 2-3 isi 6000ekor :Rp.1.150.000

CARA PEMESANAN

  •  Pemesanan bibit ikan nila bisa dilakukan melalui telepon, sms atau email atau langsung melalui contact form di website ini. Pastikan data yang anda berikan valid, demi kelancaran komunikasi dan pengiriman.
  • Kami akan menyiapkan bibit ikan nila pesanan Anda dan menginformasikan ketersediaannya berikut biaya totalnya kepada Anda
  • Jika bibit ikan nila telah siap kirim, kami akan menginformasikan kepada Anda melalui SMS, telepon atau email.
  • Kami hanya melayani pembelian secara tunai/via transfer Bank. Jika melalui transfer Bank, yang Anda lalukan adalah melakukan pembayaran ke rekening kami. Begitu dananya telah masuk atau bukti transfernya telah kami terima, kami akan mengirimkan bibit ikan nila ke alamat Anda.



Syarat dan Ketentuan

  •  Pelanggan di wilayah DI Yogyakarta dan sekitarnya akan kami kirimkan langsung ke alamat tujuan.
  •  Pembelian bibit nila bagi pelanggan luar Jawa minimal 1 Box.

Ket :
* bibit nila gesit,gift dan merah  Ukuran 2-3        6.000 ekor/box
* bibit nila gesit,gift dan merah  Ukuran 3-4        5.000 ekor/box
* bibit nila gesit,gift dan merah  Ukuran 3-5        4.000 ekor/box
* bibit nila gesit,gift dan merah  Ukuran 4-6        2.500 ekor/box
* bibit nila gesit,gift dan merah  Ukuran 5-7        1.800 ekor/box

  • Pembelian bibit nila bagi pelanggan di pulau Jawa, selain DIY, yang memiliki bandara persyaratannya sama pelanggan di luar pulau Jawa. Yang tidak memiliki bandara, dalam hal ini harus ditempuh dengan jalan darat, ada batas minimum yang harus dipenuhi yaitu muatan armada angkut harus penuh sehingga biaya transportasi akan lebih efisien, mengingat sedikit atau banyak biayanya sama.


Pengiriman dan pembayaran

  • Pengiriman untuk daerah Jawa jika memungkinkan menggunakan jalan darat. Jika tidak Port to Port atau Bandara ke bandara. Artinya barang diambil di Bandara setempat .
  • Kemasan : Plastik dan Styrofoam.
  • Harga sudah termasuk pengepakan, ongkos kirim dan biaya yang terkait dalam proses pengiriman.
  • Pembayaran dilakukan tunai atau via transfer Bank. Nomor rekening akan kami informasikan kepada anda via sms atau telepon.


Apabila ada yang kurang jelas dengan informasi di atas dapat menghubungi kami via telepon/sms di 081328030055.

Sekilas tentang ikan nila

Ikan nila merupakn ikan yang habitatnya hidupnya di air tawar, dengan berat bobot mencapai 1 kg. Ikan nila menjadi favorit para peternak karena nilai jualnya yang tinggi dan pertumbuhannya cepat. Budidaya ikan nila dapat anda lakukan pada kolam, jaring apung, ataupun karamba.
Ikan nila mempunyai kandungan asam lemak omega 6 yang tinggi dan omega 3 yang rendah

Ada banyak jenis nila. Sebagian besar banyak ditemukan di perairan timur Afrika dan sebagian lain tersebar di berbagai negara. Dari berbagai jenis nila yang ada, tiga jenis di antaranya merupakan nila yang produktif dan banyak dibudidayakan masyarakat, terutama di negara-negara berkembang, termasukIndonesia. Ketiga jenis nila tersebut adalah nila lokal, nila gift, dan nila merah. Jenis lain yang tergolong nila varietas baru adalah nilaTA.

Cara budidaya dari benih

*Pertama-tama yang harus dilakukan adalah berdoa, memohon kepada Allah SWT  memohon agar ightiar kita diberikan kelancaran dan berjalan sesuai harapan. Amien….

*Pemilihan benih nila  yang baik dan sehat mutlak penting, karena hanya dengan benih yang baik ikan lele akan hidup dan tumbuh dengan baik.

Persiapan kolam ikan nila

pembesaran ikan nila dapat dilakukan di kolam tanah maupun kolam permanen, Persiapan kolam ini dimaksudkan untuk menumbuhkan makanan alami dalam jumlah yang cukup.seperti plangton dll

persiapan di kolam permanen

bersihkan kolam dari lumut dan kotoran sampai benar-benar bersih lalu di cat pakai air kapur terus dikeringkan.satu hari kemudian isi  air dengan kedalaman 30-40 cm.dan diberi prebiotik penumbuh plangton. Hal dikarenakan makanan ikan nila sebagian besar diperoleh dari makanan tambahan atau buatan

Persiapan kolam tanah

Seperti halnya kolam permanen, kolam tanah  dikeringkan terlebih dahulu Setelah dasar kolam benar-benar kering dasar kolam perlu dikapur dengan kapur dengan dosis 20kg per 100 meter persegi. Hal ini untuk meningkatkan pH tanah, juga dapat untuk membunuh hamamaupun patogen yang masih tahan terhadap proses pengeringan.  Setelah kering dan berisi air air setinggi 2-3 cm dan dibiarkan selama 2-3 hari, sambil diberi obat prebiotik penumbuh plagton atau bias memakai pupuk kandang  yang sudah matang. Agar tidak menjadi racun Bagi ikan bawal. kemudian air kolam ditambah sedikit demi sedikit sampai kedalaman awal 40-60 cm dan terus diatur sampai ketinggian 80-120 cm tergantung kepadatan ikan..setelah air berubah warna menjadi hijau terang baru benih ikan nila di tebar.

Cara menebar ikan nila

Penebaran benih nila Sebelum benih ditebar perlu diadaptasikan, dengan tujuan agar benih ikan tidak dalam kondisi stres saat berada dalam kolam.
Cara adaptasi : benih nila yang masih terbungkus dalam plastik yang masih tertutup rapat dimasukan kedalam kolam, biarkan sampai dinding plastik mengembun. Ini tandanya air kolam dan air dalam plastik sudah sama suhunya, setelah itu dibuka plastiknya dan air dalam kolam masukkan sedikit demi sedikit kedalam plastik tempat benih nila sampai benih terlihat dalam kondisi baik.  Selanjutnya benih ditebar/dilepaskan dalam kolam secara perlahan-lahan.

Pemberian pakan bibit ikan nila

Kualitas dan kuantitas pakan sangat penting dalam budidaya ikan nila, karena hanya dengan pakan yang baik ikan nila dapat tumbuh dan berkembang sesuai dengan yang kita inginkan. Kualitas pakan yang baik adalah pakan yanq mempunyai gizi yang seimbang baik protein, karbohidrat maupun lemak serta vitamin dan mineral. Pakan diberikan 3-5 persen berat badan (perkiraan jumlah total berat ikan nila yang dipelihara). Pemberian pakan dapat ditebar secara langsung.

Ikan Nila GIFT

Nila gift (genetic improvement of farmed tilopias) merupakan hasil persilangan dan seleksi jenis-jenis nila dari Taiwan, Mesir, Thailand, Ghana, Singapura, Israel, Senegal, dan Kenya. jenis ini dikembangkan pertama kali oleh International Center for Living Aquatic Research Management (ICLARM) di Filipina pada tahun 1987. Program tersebut dibiayai oleh Asian Development Bank (ADB) dan United Nations Development Programme (UNDP).

Nila gift didatangkan ke Indonesia pada tahun 1994 melalui Balai Penelitian Perikanan Air Tawar (Balitkanwar) yang merupakan salah satu anggota. International Network for Genetic in Aquaculture (INCA). Nila gift yang pertama kali didatangkan ke Indonesia tersebut merupakan generasi keempat. Setelah itu, didatangkan lagi nila gift berikutnya yang berasal dari generasi keenam pada tahun 1997.
Sepintas, sosok nila Gift dan nila lokal agak sulit dibedakan, terutama ketika masih dalam stadium benih. Perbedaannya hanya bisa diketahui dari bentuk proporsi dan warna tubuh. Tubuh nila gift lebih pendek

dengan perbandingan panjang dan tinggi 2 : I, sedangkan perbandingan panjang dan tinggi tubuh nila lokal 2,5 : 1. Dari segi tinggi dan lebar tubuh, nila gift tampak lebih tebal dengan perbandingan 4 : 1 dan nila local tampak lebih tipis dengan perbandingan 3: 1. Sementara itu, ukuran kepala nila gift relatif lebih kecil dibandingkan dengan ukuran kepala nila lokal. Namun ukuran mata nila gift cukup besar jika dibandingkan dengan
ukuran mata nila lokal. Ciri lain yang membedakan antara nila gift dan nila lokal adalah warna tubuh. Warna tubuh nila gift hitam keputihan dan bagian bawah tutup insangnya berwarna putih, sedangkan nila lokal
berwarna putih. Sementara kehitaman dan ada yang berwarna kuning.
jika dibandingkan dengan nila lokal.
Ikan nila GIFT  memiliki keunggulan pertumbuhan dan produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis ikan nila lain. Pertumbuhan ikan nila jantan dan betina dalam satu populasi akan selalu jauh berbeda, nila jantan 40% lebih cepat dari pada nila betina. Nila gift dapat dipijahkan secara massal di perkolaman secara terkontrol, seperti dalam bak-bak beton. Pemijahan secara massal nila gift ternyata lebih efisien, karena biaya yang dibutuhkan relatif lebih kecil dalam memproduksi larva nila gift untuk jumlah yang hampir sama. Lahan atau kolam untuk pembenihan nila gift dibagi dalam dua kelompok yaitu kolam pemijahan nila gift dan kolam pendederan nila gift . Kolam-kolam nila gift sebaiknya dibuat dengan pematang yang kuat, tidak porous ( rembes ), ketinggian pematang aman ( minimal 30 cm dari permukaan air ), sumber pemasukan air yang terjamin kelancarannya, dan luas kolam masing – masing 200 m2. Di samping itu perlu di perhatikan juga keamanan dari hama pemangsa ikan, seperti burung hantu, kucing dan lain-lain. Induk ikan nila gift mempunyai bobot rata-rata 300 g/ekor. perbandingan nila gift betina dan jantan untuk pemijahan adalah 3:1 dengan padat tebar 3 ekor /m2.
Pemberian pakan nila gift berbentuk pellet sebanyak 2% dari bobot biomassa per hari dan diberikan tiga kali dalam sehari. Induk ikan ini sebaiknya didatangkan dari instansi resmi yang melakukan seleksi dan pemuliaan calon induk nila gift , sehingga kualitas kemurnian dan keunggulannya terjamin. Induk nila gift betina dapat matang telur setiap 45 hari. Setiap induk nila gift betina menghasilkan larva pada tahap awal sebanyak 250-300 ekor larva nila gift . Jumlah ini akan meningkat sampai mencapai 900 ekor larva sesuai dengan pertambahan bobot induk betina nila gift ( 900g/ekor ). Larva -larva nila gift tersebut dikumpulkan denga cara diserok memakai serokan yang terbuat dari kain halus dan selanjutnya ditampung dalam happa ukuran 2 x 0,9 x 0,9 m3. Pengumpulan larva nila giftdilakukan beberapa kali dari pagi sampai sore, dan diusahakan larva yang terkumpul satu hari ditampung minimal dalam satu happa. Setelah selesai masa pemijahan dalam satu siklus ( 45 hari ), induk-induk betinanila gift diistirahatkan dan dipisahkan dari induk jantan selama 3-4 minggu dan diberi pakan dengan kandungan protein diatas 35 %,

Ikan Nila Gesit

Nila gesit dihasilkan melalui serangkaian riset panjang yang diinisiasi oleh Pusat Teknologi Produksi Pertanian BPPT yang kemudian bekerja sama dengan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institus Pertanian Bogor (IPB) dan Balai Besar Pengembangan Budi Daya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi di bawah Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP).

Melalui kegiatan penelitian yang dilakukan secara konsisten dan terus menerus, akhirnya dapat dihasilkan ikan nila jantan super-YY yang telah dilepas oleh Departemen Kelautan dan Perikanan pada tanggal 15 Desember 2006 di Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, dengan nama nila gesit.

Teknologi produksi ikan nila gesit merupakan inovasi teknologi perbaikan genetik untuk menghasilkan keturunan ikan nila yang berkelamin jantan melalui program pengembangbiakan yang menggabungkan teknik feminisasi dan uji progeni untuk nila jantan yang memiliki kromosom YY (YY genotypes).

Ikan nila gesit dengan kromosom YY memiliki keunggulan, yakni 98-100 persen turunannya berkelamin jantan, sedangkan keunggulan secara ekonomis yaitu nila gesit memiliki pertumbuhan yang cepat, yaknilimahingga enam bulan untuk mencapai berat 600 gram. Ikan nila berkelamin jantan tumbuh lebih cepat dibanding betinanya. Dengan demikian, produksi ikan nila dapat diarahkan pada produksi ikan nila berkelamin jantan (monosex male) yang dapat tumbuh lebih cepat untuk meningkatkan efisiensi usaha guna memenuhi permintaan pasar lokal dan ekspor. Ukuran rata-rata ikan nila untuk keperluan ekspor ke Jepang adalah dengan berat 600 gram. Alasan inilah, kemudian BPPT bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan mengembangkan penelitian untuk membuat gen yang bisa membudidayakan nila hanya jantan. Tujuannya agar waktu budidaya lebih efisien dan bisa memenuhi permintaan ekspor. Ikan nila biasa 4-6 bulan 360-400 gram, sedangkan nila gesit 4 bulan beratnya mencapai 600 gram atau 1,6 kali lebih cepat pertumbuhannya dibanding nila biasa dan waktunya lebih cepat. Nila gesit telah diproduksi di Balai Besar Pengembangan Budi Daya Air Tawar Sukabumi dan selanjutnya dapat dikembangkan oleh pihak pemerintah dan swasta. Pengujian multilokasi dan multilingkungan juga dilakukan untuk mengetahui performanya pada lokasi dan lingkungan yang berbeda, sebelum diproduksi secara massal untuk kemudian dikembangkan secara luas oleh masyarakat pembudidaya. Ikan nila genetically supermale indonesian tilapia (gesit) sedang dikembangkan penelitiannya untuk menjadi nila genetically enrichmanIndonesiatilapian (genit).

Perbedaan dari nila gesit dengan genit adalah dalam hal ukuran pertumbuhannya. Jika nila gesit pertumbuhannya 1,6 kali ikan nila biasa, maka ikan nila genit pertumbuhannya bisa tiga kali lipat dari ikan biasa atau dua kali dari ikan nila gesit. Selain itu, nila genit juga bisa hidup pada dua jenis air, yakni air tawar dan asin, sehingga dapat dibudidayakan di tambak-tambak dekat laut. Sedangkan nila gesit hanya bisa dibudidayakan di kolam atau tambak air tawar. Memang untuk menjadi genit, nila gesit harus melalui beberapa tahap penelitian. Saat ini sedang dikembangkan penelitian mengenai nila gesit menuju tahap nila salim agar bisa hidup di air asin. Kelebihan nila salim bisa hidup di kolam air asin. Pasarnya jangan diragukan, Ikan nila selain pasar lokal, dapat di ekspor ke jepang, hongkong, AS, eropa. Kalau bicara daya beli, bandingkan dengan ikan kerapu yang harganya bisa mencapai Rp. 350.000/kg, udang 50.000/kg, ikan tuna misalnya dapat mencapai Rp. 100.000/kg, ikan nila perkilo insya allah tidak mahal. Dalam bentuk olahan misalnya,berupa filletsegar, filletbeku, ataupun surimi memiliki potensi yang cukup besar di pasar internasional, terutama Amerika Serikat (AS) dan Jepang.

Ikan nila dapat menjadi alternatif pemenuhan protein hewani bagi masyarakat

artikel diatas kami kutip dari berbagai sumber yang Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk menjemput hari-hari ynag tidak ada lagi berguna harta dan anak-anak kecuali yang menghadap Allah denan hati yang bersih seperti dalam firmanNya: “(yaitu dihari harta dan anak-anak laki-laki tidak berguna,kecuali yang menghadap Allah dengan hati yang bersih,dan (dihari itu) didekatkan surga bagi orang-orang yang bertaqwa” (Q.s Asy-syu’araa':88-89)

semoga bermanfaat

benih ikan nila, benih nila, benih nila alor, benih nila atambua, benih nila banjar baru, benih nila di ambon, benih nila di bali, benih nila di balikpapan, benih nila di banda aceh, benih nila di Bandar lampung, benih nila di banjarmasin, benih nila di batam, benih nila di bengkulu, benih nila di berau, benih nila di bima, benih nila di bogor, benih nila di bontang, benih nila di fakfak, benih nila di gorontalo, benih nila di Jakarta, benih nila di jambi, benih nila di kendari, benih nila di ketapang, benih nila di kupang, benih nila di lombok, benih nila di luwuk, benih nila di makassar, benih nila di malang, benih nila di manado, benih nila di manokwari, benih nila di mataram, benih nila di medan, benih nila di ntb, benih nila di padang, benih nila di palangkaraya, benih nila di palembang, benih nila di palu, benih nila di pangkalanbun, benih nila di pangkalpinang, benih nila di pekanbaru, benih nila di pontianak, benih nila di riau, benih nila di samarinda, benih nila di sentani jayapura, benih nila di singkawang, benih nila di sintang, benih nila di sorong, benih nila di surabaya, benih nila di tanjung redep, benih nila di tanjungpandan, benih nila di ternate, benih nila di timika, benih nila di tual, benih nila di ujungpandang, benih nila ditarakan, benih nila ende, benih nila gesit, benih nila gift, benih nila GMT, benih nila jantan, benih nila laboan bajo, benih nila maumere, benih nila merah, benih nila monosek, benih nila nangapinoh, benih nila nirwana, benih nila ntt, benih nila ruteng, benih nila salin, benih nila tambolaka, benih nila waikabubak, benih nila waingapu, benihnila, bibit nila, bibit nila hitam, bibit nila merah, cara budidaya nila, jual benih nila, jual bibit nila,
jambi,MuaraBulian,MuaraBungo,Bangko,Sengeti,Sarolangun,KualaTungkal,MuaraSabak,MuaraTebo,SungaiPenuh,sumatera barat,Bukittinggi,Padang,Padangpanjang,Pariaman,Payakumbuh,Sawahlunto,Solok,Lubuklinggau,PagarAlam,Palembang,Prabumulih,bandar lampung,metro, Liwa,Kalianda,Gunung Sugih,Sukadana,kota bumi,Gedong, Tataan,Pringsewu,Kota Agung,Menggala,Tulang Bawang Tengah,BlambanganUmpu,pekanbaru,dumai BENGKALIS, INDRA HILIR,  TEMBILAHAN,INDRAGIRI HULU,RENGAT, KAMPAR,BANGKINANG,KEPULAUN MERANTI, SELATPANJANG, KUANTAN SINGINGI, TALUk KUANTAN, PELALAWAN, PANGKALAN KERINCI,ROKAN HILIR,BAGAN SIAPI-API, ROKAN HULU,PASIR PENGAIRAN,SIAK, SIAK SRI INDRAPURA,bangka belitung,pangkal pinang,kepulauan riau,batam, Bintan, Bandar Seri Bentan,Karimun, Tanjung Balai Karimun,Kepulauan Anambas, Terempa, Lingga,Daik, Natuna,Ranai,Bunguran Timur,tanjung pinang,tanjung pandan,tanjung karang,Kalimantan barat, pontianak,singkawang,Bengkayang,Putussibau,Sukadana,Ketapang,SungaiRaya,Ngabang,NangaPinoh,Mempawah,Sambas,Sanggau,Sekadau,Sintang,kalimantan selatan,Paringin,Martapura,Marabahan,Kandangan,Barabai,Amuntai,Kotabaru,Tanjung,Batulicin,Pelaihari,Rantau,Banjarbaru,Banjarmasin,samarinda,Buntok,Tamiang,MuaraTeweh,KualaKurun,KualaKapuas,Kasongan,PangkalanBun,Sampit,NangaBulik,Purukcahu,Pulang Pisau,Sukamara,Kuala Pembuang, kalimantan timur,balikpapan,bontang,samarinda,tarakan,Tanjung redep,berau,Tanjungselor,Sendawar,Tenggarong,Sangatta,Malinau,Nunukan,Tanah,Grogot,Penajam,TidengPale,Bali,denpasar,Badung,Bangli,Singaraja,Gianyar,Negara,Karangasem,Klungkung,Tabanan,Ntt,bima,mataram, Kupang ,Raba,Dompu, Praya,Selong,Tanjung,Sumbawa Besar,Taliwang,gorontalo,Marisa/Tilamuta,Suwawa,Kwandang,Marisa, Kalabahi,Atambua,Ende,Larantuka,Lewoleba,Ruteng,LabuanBajo,Borong,Bajawa,Mbay,BaaSeba,Maumere,Waikabubak,Tambolaka,Waibakul,Waingapu,Soe,Kefamenanu,sulawesi selatan,palopo,makassar,parepare, Bantaeng,Barru,Watampone,Bulukumba,Enrekang,SungguMinasa,Jeneponto,Benteng,Malili,Masamba,Maros,Pangkajene,Pinrang,Sidenreng,Sinjai,WatanSoppeng,Takalar,Makale,Rantepao,Sengkang,sulawesi tenggara,baubau,kendari,Rumbia,Pasarwajo,Buranga,Kolaka,Lasusua,Unaaha,Andolo,Wanggudu,Raha,WangiWangi,sulawesi tengah,palu,Luwuk,Banggai,Buol,Donggala,Bungku,Parigi,Poso,Ampana,Toli-Toli,Sigi ,Biromaru,sulawesi tenggara bitung, manado,tumohon, Kotamobagu,BolaangUki,Tutuyan,Boroko,Tahuna,OndongSiau,Melonguane,Tondano,Amurang,Ratahan,Airmadidi,Majene,Mamasa,Mamuju,Pasangkayu,Polewali, maluku,ambon,tual,ternate,tidore,jayapura, agats,Biak,TanahMerah,Tigi,Kigamani,Sugapa,Sentani,Wamena,Waris,Serui,Tiom,Burmeso,Kobakma,Kepi,Merauke,Timika,Nabire,Kenyam,Enarotali,OksibilIlaga,Kotamulia,Sarmi,Sorendiweri,Karubaga,Botawa,Sumohai,Elelim,sorong,Fakfak,Kaimana,Manokwari,Kumurkek,Waisai,Sorong,Teminabuan,Fef,Bintuni,Rasiei